Selasa, Mei 18, 2021
Beranda blog

kerja sama tiga pilar,babinkamtibmas,Babinsa,dan kepala desa mengantisipasi kepanikan masyarakat terkhusus warga desa lonrong

0

Marak isu-isu yang berkembang terkait mewabahnya Virus Corona kepala Desa Lonrong, Bhabinkamtibmas Polsek Eremerasa Polres Bantaeng Bripka Muh. Aswar Sadik, dan Babinsa Serda Saruddin tergerak untuk menyikapi hal tersebut.

Dengan Door To Door Sytem (DDS) Bhabinkamtibmas Polsek Eremerasa Polres Bantaeng bersama babinsa 1410 Bantaeng memberikan himbauan terkait adanya isu Virus Corona, jumat ( 06/03/2020). diharapkan masyarakat Desa Lonrong untuk tidak resah, panik ataupun takut karena sampai saat ini kenyataannya belum ada satupun warga yang terkena virus tersebut diatas.

Babinkamtibmas Dan Babinsa menggandeng Pemerintah desa (Kepala Desa) untuk menyampaikan ke warga. Dengan kerja sama tiga pilar diharapkan bisa mengantisipasi kepanikan masyarakat terkhusus warga desa Lonrong.

Selain Bhabinkamtibmas Polsek Eremerasa pada hari ini Jumat Tanggal 6 Maret 2020 , Jam 12.45 Wita Kasat Binmas Polres Bantaeng Iptu Suardi Hasyim melaksanakan Pembinaan dan Penyuluhan di Masjid Rahmatullah Jln. S. Calendu Kel. Malilingi Bantaeng

Dalam Penyuluhannya Kasat Binmas menyampaikan pesan pesan kamtibmas antara lain mengajak jemaah agar tidak menyalahgunakan Media Sosial Khususnya Penyebaran Berita Bohong(HOAX).
Kasat Binmas juga menyampaikan bahwa Ketersediaan Sembako di pasar cukup dan Normal sehingga tidak perlu menimbun atau membeli sembako melebihi kebutuhan sehari-hari.

Respon Pengurus Masjid dan Tokoh masyarakat menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak Polres Atas edukasi yang disampaikan kepada jamaah apalagi yang berkenaan dengan perkembangan mutakhir sosial kemasyarakatan, sehingga kita masyarakat berupaya untuk mencegah atau mengantisipasi secara dini Insya Allah
dan semoga Giat Binluh dilaksankan secara berkelanjutan

secara terpisah Kapolres Bantaeng AKBP Wawan Sumantri ST,SH,MH. menyampaikan Agar Seluruh personil Bhabinkamtibmas dapat berperan serta dalam mensosialisasikan terkait Isu/wabah Virus Corona, agar masyarakat tidak mudah mempercayai beri berita bohong (HOAX) terkait virus Corona.

Untuk Antisipasi atau pencegahan virus tersebut diharapka masyarakat bisa menjaga diri dengan cara selalu menjaga kebersihan Diri (Cuci tangan sebelum makan), kata Kapolres Bantaeng

Keterangan gamabar:

  1. Bhabinkamtibmas Polsek Eremerasa dalam Menyampaikan Pesan Kamtibmas Berama Dengan Babinsa Dan Kepala Desa
  2. Kasat Binmas Polres Bantaeng Saat Memberikan Binluh

Kontributor : Djufri DS

LPK Sulsel Minta Penggunaan BOS Transparan

0

NEWS TIPIKOR/ Sulawesi Selatan, Lemahnya pengawasan dan pembinaan, serta kurangnya sanksi tegas hingga penindakan hukum, menyebabkan realisasi laporan penggunaan Dana Operasional Sekolah (BOS) masih diragukan.

Ketua DPD LPK SULAWESI SELATAN Hasan Anwar mengatakan program pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan hanya isapan jempol. Terutama demi mencerdaskan anak bangsa.

Sebab, kata dia, di lapangan muncul konflik kepentingan dan sarat kolusi korupsi, dan nepotisme (KKN). Belum lagi tumpang tindih pemahaman tugas pokok fungsi bidang pendidikan menyebabkan banyak program pemerintah pusat melalui Kementrian Pendidikan. “Baik melalui BOS atau yang lainnya tidak berjalan sesuai dengan yang diharapkan,” kata Anwar Senin 3/3-2020

Menurut dia, sesuai dengan Undang Undang No. 14 tahun 2008 dan Juknis Menteri Pendidikan No. 161 tahun 2014 tentang BOS, perlu adanya keterbukaan informasi publik. “Selain itu, perlu juga ada pembinaan, pengawasan, dan tindakan tegas jika terjadi penyimpangan,” kata dia.

Hasil pantauan Tim LPK sulsel dan ketua DPC LPK JENEPONTO bahwa penggunaan BOS di SMKN 9 JENEPONTO Masih aboradul,kenapa tidak Kepala UPT sendiri yang jadi Bendahara Bos “dan itu perintah oknum Di DISDIK ucapnya.

Ketua DPC LPK JENEPONTO Syamsuddin mengatakan bahwa penggunaan BOS memang harus transparan dan diumumkan ke publik, terutama orangtua siswa. “Tujuannya, guna menghindari penyimpangan dan pertanyaan publik terkait penggunaan BOS,” kata dia.

Salah satu Hasil pantauan dari Tim LPK sulsel dan ketua DPC LPK JENEPONTO Senin, 3/3/20, bahwa penggunaan BOS di SMKN 9 JENEPONTO Masih amburadul dan Menyalahi Aturan Tentang Penggunaan dan Pengelolaan Dana BOS. Faktanya Disekolah Tersebut Kepala UPT sendiri yang merangkap Bendahara BOS, dan tidak menghiraukan Surat edaran dari Mendagri no. 971-7791 tahun 2018, bahwa sekolah penerima bantuan biaya operasional sekolah ( BOS ) tidak diperkenkan mengangkat bendahara BOS yang berstatus Non PNS. Namun kepala sekolah berdalih bahwa katanya tidak ada berkompeten disekolah kami seorang PNS yang bisa diangkat menjadi bendahara. Katanya itu Sah sah saja dan itu atas perintah dan Petunjuk langsung oleh oknum Di DISDIK Provinsi yang memperbolehkan kepala UPT bisa merangkap menjadi bendahara BOS. Ucapnya.

Ketua DPC LPK JENEPONTO Syamsuddin mengatakan bahwa penggunaan BOS memang harus transparan dan Itu diumumkan dalam Papan Informasi Dana BOS sehingga seluruh elemen dalam lingkup sekolahan juga berhak mengetauinya baik publik, dan Terutama perwakilan dari orangtua siswa. Yakni Komite Sekolah yang bertujuan guna menghindari adanya indikasi penyimpangan yang mengarah kepada tindak pidana Korupsi sesuai dengan Permendikbud no.18 tahun 2019, tentang wujud ketransparansian penggunaan dan pengelolaan dana BOS. Sehingga apa yang kita inginkan semua dapat berjalan sesuai dengan program pemerintah serta harapan kita semua ” Tegasnya. (Sp) .

Kontributor/Andi Ibrahim/ Andi Batara Gau

Tidak Bayar Pajak, Usaha di Gowa Terancam Ditutup

0

Newstipikor.com | GOWA——Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengingatkan kepada seluruh pelaku usaha baik hotel maupun restoran di Kabupaten Gowa agar segera menyelesaikan tunggakan pajaknya.

Hal tersebut diungkapkan saat dirinya memimpin Coffee Morning bersama para pimpinan SKPD dan Camat lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Senin (17/5).

Ia mengatakan, saat ini dirinya berfokus terhadap peningkatan PAD di Kabupaten Gowa, sehingga salah satu potensi PAD yakni tunggakan pajak pelaku usaha harus segera diselesaikan.

“Restoran atau hotel yang tidak taat membayar pajak silahkan mengambil langkah tegas yaitu penutupan yang diawali dengan surat peringatan, jika tiga kali telah diingatkan namun tidak membayar silahkan ambil langkah tegas berkoordinasi dengan Dinas PMPTSP, Satpol dan tembuskan ke saya dan Forkopimda,” tegasnya.

Hal itu dilakukan kata Adnan, agar PAD Gowa bisa meningkat dari tahun-tahun sebelumnya, karena dengan meningkatnya PAD maka akan berdampak baik bagi Kabupaten Gowa, seperti program bisa jalan meskipun di tengah pandemi Covid-19 yang berdampak pada penurunan ekonomi.

Sementara, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Gowa, Ismail Madjid mengatakan, saat ini dirinya telah memperingatkan sejumlah pelaku usaha di Kabupaten Gowa agar segera menyelesaikan tanggungjawab pajaknya diantaranya Malino Highland di Kecamatan Tinggimoncong, RM A’kaddo, RM Angin Mammiri di Kecamatan Somba Opu, dan pelaku usaha lainnya.

“Sampai saat ini sudah kami keluarkan sampai teguran kedua. Jika teguran kedua ini tidak ditindaklanjuti maka seminggu kemudian akan kami keluarkan teguran ketiga hingga penutupan usaha pada sejumlah pelaku usaha tersebut,” katanya.

Ketiga pelaku usaha tersebut dianggap lalai atau tidak taat sehingga sanksi tegas yang akan diberikan jika sampai teguran ketiga tidak dilakukan yakni sanksi penutupan usaha.

“Wajib pajak yang dianggap lalai atau tidak taat maka kami dari Bapenda memberikan teguran sampai teguran ketiga. Semoga dengan peneguran ini bisa ditindaklanjuti sampai dengan minggu pertama ini. Jika tidak maka dilakukan peneguran ketiga sampai dengan penutupan,” jelas Ismail.

KARDIANA
Humas gowa.

BBWSPJ Laporkan Progres Rencana Pembangunan Bendungan Je’nelata.

0

Newstipikor.com | GOWA –Wakil Bupati Gowa, H Abd Rauf Malaganni menerima kunjungan Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Satuan Non Vertikal Tertentu (SNVT) Pembangunan Bendungan, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang, Muh Ikhsan Hatta.

Kunjungan ini guna melaporkan dan mengkordinasikan progres kegiatan dilapangan terkait rencana pembangunan Bendungan Je’nelata di Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa.

Muh Ikhsan Hatta mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan mulai melakukan pembayaran tanah atau lahan.

“Mudah-mudahan tidak lama lagi dilakukan pembayaran sambil kita menunggu ketersediaan anggaran dari Kementerian PUPR. Kalau sudah tersedia anggarannya di DIPA PPK Pengadaan Tanah, Insya Allah kita tinggal Koordinasi dengan BPN Gowa untuk kita musyawarah bentuk ganti ruginya kemudian kita lakukan pembayaran,” jelasnya saat diterima di ruang kerja Wakil Bupati Gowa, Selasa (18/5).

Dirinya menambahkan, kegiatan pengadaan tanah untuk pembangunan Bendungan Je’nelata yang saat ini sudah diukur sekitar 131 hektar terdiri dari 500 bidang tanah dari total bidang tanah yang akan masuk dalam pembebasan lahan sebesar 3.004 bidang dengan luas 1.722,28 hektar.

“Jadi yang pembebasan lahan pertama merupakan lahan yang di wilayah area tubuh bendungan, yaitu area kerja. Sekaligus sebagai lokasi jalur keluar masuknya material pembangunan bendungan,” jelas Ikhsan.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Gowa, Abdullah Sirajuddin yang ikut mendampingi pihak BBWSPJ menjelaskan kalau akan dilakukan pengukuran tahap selanjutnya.

“Rencana di Bulan Juni akan dimulai pengukuran tahap kedua sebanyak 1.500 bidang tanah dan segera berkoordinasi dengan BPN untuk kesiapan tim pengukurnya,” jelasnya.

Sementara, Wakil Bupati Gowa, H Abd Rauf Malaganni berharap pembangunan Bendungan Je’nelata bisa berjalan dengan baik, sukses dan tidak ada kendala.

“Tentu hal ini bisa terwujud jika semua masyarakat itu mendapat penjelasan yang sejelas-jelasnya dari pihak Pompengan dan Pertanahan. Karena masyarakat di Manuju itu siap membantu pemerintah dapalagi untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Ia meminta agar seluruh tahapan pelaksanaan pembangunan Bendungan Je’nelata disosialisasikan dengan baik kepada masyarakat, seperti tahapan pengadaan tanah yaitu pembebasan dan pengukuran lahan.

“Tentu harus ada kejelasan baik dari harga dan pengukuran, semua itu harus jelas baik dari tim appraisal harus sejelas-jelasnya dan mudah-mudahan tidak ada pihak ketiga yang bisa membuat suatu masalah di Jenelata ini,” lanjutnya.

Dirinya yakin dan percaya dengan transparansi dan keterbukaan ini masyarakat akan menerima dengan baik, apalagi pembangunan Bendungan Je’nelata karena ini juga kepentingan bersama.

“Tentu dengan penjelasan dari Pompengan maupun Pertanahan dengan transparan tidak ada yang ditutup-tutupi maka Insya Allah masyarakat Manuju akan menerima apa yang akan dilaksanakan oleh Pompengan,” tandasnya.

KARDIANA
HUMAS Gowa.

Wakil Bupati Gowa Harap Pembangunan Bendungan Je’nelata Berjalan dengan Baik

0

Newstipikor.com | GOWA —–Wakil Bupati Gowa, H Abd Rauf Malaganni berharap pembangunan Bendungan Je’nelata di Kecamatan Manuju bisa berjalan dengan baik, sukses dan tidak ada kendala.

Hal ini disampaikannya saat menerima Kunjungan Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Satuan Non Vertikal Tertentu (SNVT) Pembangunan Bendungan, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang, Muh Ikhsan Hatta di Ruang Kerja Wakil Bupati Gowa, Selasa (18/5).

“Tentu hal ini bisa terwujud bilamana semua masyarakat itu mendapat penjelasan yang sejelas-jelasnya dari Pompengan dan Pertanahan karena masyarakat di Manuju itu tentu selalu membantu pemerintah dan tentunya ini berjalan dengan baik karena untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Ia meminta agar seluruh tahapan pelaksanaan pembangunan Bendungan Je’nelata disosialisasikan dengan baik kepada masyarakat, seperti tahapan pengadaan tanah yaitu pembebasan dan pengukuran lahan.

“Tentu harus ada kejelasan baik dari harga dan pengukuran, semua itu harus jelas baik dari tim appraisal harus sejelas-jelasnya dan mudah-mudahan tidak ada pihak ketiga yang bisa membuat suatu masalah di Je’nelata ini,” lanjutnya.

Dirinya yakin dan percaya dengan transparansi dan keterbukaan ini masyarakat akan menerima dengan baik, apalagi pembangunan Bendungan Je’nelata karena ini juga kepentingan bersama.

“Tentu dengan penjelasan dari Pompengan maupun Pertanahan dengan transparan tidak ada yang ditutup-tutupi maka Insya Allah masyarakat Manuju akan menerima apa yang akan dilaksanakan oleh Pompengan,” tandasnya.

Sementara itu, PPK Pengadaan Tanah SNVT Pembangunan Bendungan, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang, Muh Ikhsan Hatta kepada Wakil Bupati Gowa mengatakan saat ini progres pembangunan Je’nelata yaitu proses pengadaan tanah.

“Dalam waktu dekat ini adalah pembayaran tanah yang kita utamakan ini ada diarea tubuh bendungan sendiri, yaitu area kerja. Jadi kita punya planning kalau sudah dibebaskan itu setelah kontraktornya sudah siap dia langsung action di lapangan tidak adalagi kendala pembebasan lahan di daerah tersebut,” ujarnya.

Dirinya menambahkan kegiatan pengadaan tanah pembangunan Bendungan Je’nelata saat ini yang sudah diukur seluas 131 hektar terdiri dari 500 bidang tanah dari total bidang tanah yang akan masuk dalam pembebasan lahan Bendungan Je’nelata yaitu 3.004 bidang tanah dengan luas 1.722,28. hektar.

“Mudah-mudahan tidak lama lagi dilakukan pembayaran sambil kita menunggu ketersediaan anggaran dari Kementerian PUPR. Kalau sudah tersedia anggarannya di DIPA PPK Pengadaan Tanah, Insya Allah kita tinggal Klkoordinasi dengan BPN Gowa Ketua P2Tnya untuk kita musyawarah bentuk ganti ruginya kemudian kita lakukan pembayaran,” tambahnya.

Turut hadir mendampingi Wakil Bupati Gowa, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Gowa, Abdullah Sirajuddin dan Kepala Bidang Pertanahan Dinas Perkimtan Kabupaten Gowa, Dienul.

KARDIANA
HUMAS GOWA.

Viral Polisi Sabar Hadapi Cacian Warga di Pos Penyekatan, Komisi III: Sesuai Program Presisi

0

Newstipikor.com | Jakarta – Media sosial (medsos) viral atau banyak memperbincangkan dari sikap aparat kepolisian yang bertindak penuh dengan kesabaran dan mengedepankan pendekatan humanis saat menghadapi masyarakat yang melontarkan caci maki saat diputarbalikan di pos penyekatan.

Wakil Ketua Komisi III Ahmad Sahroni mengungkapkan bahwa, pendekatan humanis dan kesabaran petugas tersebut sudah sesuai dengan program Presisi atau Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan, yang digagas oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Sudah tugasnya Polri untuk humanis sesuai dengan Program Presisi Kapolri dan itu bagian dari tanggung jawab anggota di lapangan wajib humanis mengayomi,” kata Sahroni saat dihubungi awak media, Selasa (18/5/2021).

Setidaknya ada dua peristiwa warga yang memaki aparat kepolisian saat diputarbalikan di pos penyekatan yang menarik perhatian masyarakat. Pertama di Sukabumi, yang dimana seorang ibu melontarkan kalimat kasar kepada aparat kepolisian karena di mobil berisikan rombongan keluarganya di halau oleh petugas.

Kemudian peristiwa kedua adalah seorang perempuan yang mencaci maki polisi di Jalan Lingkar Selatan, Ciwandan, Cilegon, Banten. Setelah viral yang menuai kecaman dari masyarakat, mereka berdua pun meminta maaf atas sikapnya kepada aparat kepolisian.

Kedua warga yang memaki itupun sudah menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada aparat kepolisian. Petugas pun dengan lapang dada memberikan maaf kepada dua orang tersebut.

Sahroni menambahkan, seharusnya masyarakat jangan seenaknya memperlakukan petugas kepolisian yang sudah berjuang dengan sabar dan humanis dalam melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 sebagaimana implementasi dari kebijakan Pemerintah Indonesia dalam mengendalikan virus corona saat libur Lebaran.

“Petugas sudah lelah lakukan pencegahan sesuai aturan pemerintah. Humanis sangat di perlukan tapi tidak dengan cara seenaknya juga. Itu sangat benar tapu dengan sikap yang tidak ramah kepada petugas itu juga tidak boleh dilakukan oleh orang-orang yang semaunya,” ujar Sahroni.

Bahkan terkait makian warga ke aparat itu, Sahroni berharap adanya tindakan yang lebih tegas kepada masyarakat yang bertindak seenaknya.

“Tidak bisa dibiarkan. Harus ada hukuman keras agar masyarakat bisa lebih menuruti aturan dan menghargai petugas yang bekerja. Hukumannya bisa dengan kerja sosial, atau ya dipenjara saja,” tutur Sahroni.

Safi. N / Humas

Terima Informasi Dari Warga, Sabhara Polres Gowa Respon Cepat Mendatangi TKP

0

Newstipikor.com / Gowa Untuk memberikan rasa aman dan kondusif dari gangguan kriminalitas di wilayah Kabupaten Gowa buat masyarakat pasca hari raya idul fitri 1442 H, Satuan Sabhara gencar melakukan patroli blue light, Senin (17/05) malam.

Dalam kegiatan tersebut, personil menyisir wilayah seputaran kota Sungguminas Kabupaten Gowa.

Ditengah perjalanan diterima informasi dari masyarakat adanya perkelahian kelompok di Jalan Abdul Mutalib Daeng Narang selanjutnga personil bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi Aiptu Jamaluddin yang memimpin pelaksanaan patroli langsung menetralisir situasi dan menghimbau warga yang ada di TKP untuk tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu kamtibmas khususnya wilayah Kec. Somba Opu Kab. Gowa.

Dengan upaya yang dilakukan oleh para personel satuan Sabhara situasi dapat di amankan dan seluruh warga membubarkan diri.

“Kegiatan patroli mobile ini akan terus kami lakukan dengan tujuan untuk menciptakan Kamtibmas yang kondusif di wilayah kabupaten Gowa,”
ungkap Aiptu Jamaluddin, Kasubnit 1 Turjawali Sat Sabhara Polres Gowa.

Salah satu masyarakat yang enggan disebut namanya mengapresiasi respon cepat yang dilakukan anggota Sabhara Polres Gowa setelah informasi tersebut diberikan.

Kami sangat mengharapkan seluruh masyarakat dapat menjaga kondusifitas keamanan di Gowa dan menghimbau agar dapat menahan diri dan hindari perkelahian kelompok. Upayakan setiap ada permasalahan dilingkungan tempat tinggal untuk diselesaikan secara persuasif dengan melibatkan peran Bhabinkamtibmas atau tiga pilar kecamatan, tambah Kasubnit.

 

Fandhy Suhartono/Humas Polres Gowa

Jaga Kebugaran Fisik, Pangdam Bersepeda Bersama PJU Kodam Hasanuddin

0

Newsitipikor.com | Makassar – Guna menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Mochamad Syafei Kasno, S.H., beserta Pejabat Utama (PJU) Kodam Hasanuddin melakukan olahraga bersepeda bersama atau gowes, start dari Kediaman Pangdam Jl. Sungai Tangka Makassar, Selasa pukul 06.00 Wita (18/05/2021).

Wakapendam XIV/Hasanuddin Letkol Inf Sandi Yudho Panoto, S.E., disaat usai mengikuti bersepeda bersama mengatakan, pelaksanaan fun bike yang dikenal dengan olahraga bersepeda bersama atau gowes menempuh jarak kurang lebih 40 Km mengelilingi kota Makassar. Dimana bersepeda merupakan olahraga santai sambil refreshing agar kondisi fisik tetap prima dan terjaga.

“Selain itu, hal ini sebagai sarana yang dilakukan pejabat Kodam dalam rangka memupuk silahturahmi, kekompakan maupun komunikasi antar unsur pimpinan Kodam Hasanuddin”, ungkapnya.

“Oleh karena itu, harapan ke depannya, kegiatan bersepeda bersama ini perlu digalakkan di tiap-tiap jajaran, agar hobi bersepeda menjadi sarana kebutuhan dan kebiasaan serta diminati personel Kodam maupun masyarakat dalam menjaga stamina di masa pandemi Covid-19”, tutupnya.

Turut serta pada kegiatan bersepeda bersama ini diantaranya, Irdam Brigjen TNI Purbo Prastowo, S.I.P., M.M., Kapoksahli, Pa LO, Para Asisten dan Kabalakdam serta para Komandan Satuan jajaran Kodam XIV/Hasanuddin wilayah Makassar.

Safri. N/ Humas Polres Gowa