Selasa, Maret 2, 2021

“Tujuh Kantor Perusahaan (PT) Lepas Tanggung jawab Dan Menelantarkan 13 (ABK) Asal Indonesia Di Afrika”

08 Agustus 2020Untuk tetap bisa bertahan hidup dan berlindung diri dari panasnya terik matahari akibat tidak adanya tempat tinggal untuk bernaung 13 korban (ABK) asal indonesia salah satu di antaranya Nurul Kaisar asli putra dari bulukumba sulawesi selatan harus rela tinggal di sebuah kapal rusak berbendera asing cina yang berada di afrika karena kapal yang mereka tempati bekerja sebelumnya sudah berangkat berlayar empat hari yang lalu dan para (ABK) yang berasal dari indonesia yang menjadi korban tujuh kantor perusahaan (PT) termasuk PT.BAHTERA AGUNG SAMUDRA (BAS)yang tidak bertanggung jawab yang memberangkatkan para korban (ABK) tersebut sudah lepas tanggung jawab dan mereka pun harus rela makan berkerumun dalam satu tempat makan dan memakan apa adanya karena uang simpanan pribadi yang mereka miliki sudah mulai habis akibat pihak perusahaan yang tidak bertanggung jawab tersebut tidak memberikan gaji para korban (ABK) dan tidak memulangkan mereka kembali ke tempat daerah asalnya masing-masing di indonesia padahal perjanjian kontraknya sudah habis dan para perusahaan tersebut beralasan bahwa unuk sekarang tidak ada penerbangan menuju indonesia akibat adanya covid-19 padahal menurut para korban (ABK) ini cuma alasan para pihak kantor perusahaan tersebut karena rekannya sesama (ABK) yang berbeda perusahaan(PT)kemarin sudah di belikan tiket dan dipulangkan ke tempat daerah asalnya di indonesia. Ketika kami selaku awak media news tipikor menkonfirmasi 13 korban (ABK) melalui sambungan video call yang menjadi korban (ABK) Tujuh perusahaan yang tidak bertanggung jawab tersebut dan mempertanyakan apa tanggapan dan respon dari perwakilan indonesia yang berada di afrika (KBRI) yang mereka sudah temui terkait masalah sulit yang mereka hadapi sekarang termasuk khususnya masalah makanan dan tempat tinggal dan para korban (ABK) pun menjawab”ketika kami semua pergi ke (KBRI)di afrika yang jaraknya kurang lebih satu jam perjalanan dari tempat kami tinggal sekarang untuk melapor dan meminta bantuan untuk sekiranya di berikan makanan dan tempat tinggal sementara sambil menunggu kami di pulangkan kembali ke tempat daerah asal kami masing-masing di indonesia karena kami semua sudah turun dari kapal jadi kami sudah tidak punya tempat tinggal lagi tapi pihak (KBRI)di afrika pun tidak mau memberikan kami makanan dan tempat tinggal dengan alasan dana anggarannya dari pemerintah tinggal sedikit dan pihak (KBRI)pun bukannya memberikan kami solusi dan bantuan pertolongan tapi justru pihak (KBRI) di afrika tetap menyalahkan kami semua karena kami tidak mau memperpanjang kontrak dan kembali ikut ke kapal berbendera asing cina untuk berlayar mencari ikan ,”ujar korban (ABK) Kami selaku awak media News Tipikor mempertanyakan perwakilan indonesia yang berada di afrika (KBRI) yang sama sekali tidak bisa memberikan pertolongan dan bantuan terhadap 13 korban (ABK) baik dari segi makanan maupun tempat tinggal sementara dengan alasan dana keuangan yang di miliki oleh pihak ( KBRI ) di afrika itu tinggal sedikit dan kami media News Tipikor berharap pemerintah pusat untuk secepatnya turun tangan dan mengambil tindakan dalam permasalahan kemanusiaan yang di hadapi 13 korban warga negaranya (ABK) asal indonesia yang berada di afrika yang menjadi korban (ABK) tujuh kantor perusahaan( PT ) yang tidak bertanggung jawab dan ini juga menyangkut nyawa warga negaranya yang terancam kelaparan akibat uang pribadi yang mereka miliki sudah mulai habis.

Related Articles

Wakapolda Sulsel Hadiri Pengambilan Sumpah Jabatan Dan Pelantikan Walikota Makassar dan 6 Bupati di Sulsel

Newstipikor|Makassar Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan Brigjen. Pol. Drs. Halim Pagarra, M.H., hadiri pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Walikota dan Bupati yang terpilih pada...

Kapolres Pangkep Pimpin langsung apel pengecekan pengamanan penjemputan Bupati terpilih

Newstipikor|Pangkep Polres Pangkep pagi ini menggelar apel kesiapan pengamanan penjemputan Bupatin dan Wakil Bupati terpilih priode 2021-2024 di Lapangan Citra Mas Kabupaten Pangkajene dan...

Sebelum Pelantikan, Bupati Adnan Minta Restu ke Ibunda

Newstipikor|Gowa Sebelum menghadiri Pelantikan Kepala Daerah se-Sulawesi Selatan Periode 2021-2026. Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan melakukan sungkeman dan memohon doa restu kepada ibunda tercinta,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest Articles

Wakapolda Sulsel Hadiri Pengambilan Sumpah Jabatan Dan Pelantikan Walikota Makassar dan 6 Bupati di Sulsel

Newstipikor|Makassar Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan Brigjen. Pol. Drs. Halim Pagarra, M.H., hadiri pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Walikota dan Bupati yang terpilih pada...

Kapolres Pangkep Pimpin langsung apel pengecekan pengamanan penjemputan Bupati terpilih

Newstipikor|Pangkep Polres Pangkep pagi ini menggelar apel kesiapan pengamanan penjemputan Bupatin dan Wakil Bupati terpilih priode 2021-2024 di Lapangan Citra Mas Kabupaten Pangkajene dan...

Sebelum Pelantikan, Bupati Adnan Minta Restu ke Ibunda

Newstipikor|Gowa Sebelum menghadiri Pelantikan Kepala Daerah se-Sulawesi Selatan Periode 2021-2026. Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan melakukan sungkeman dan memohon doa restu kepada ibunda tercinta,...

Kapolres Jalani Vaksinasi Ke-2 di Bungoro, ini Pesannya!

Newstipikor|Pangkep Kapolres Pangkep AKBP Endon Nurcahyo, S.I.K, menjalani vaksinasi ke-2 di Puskesmas Bungoro. Selain Kapolres, Dandim 1421 Pangkep Letkol Inf.Henky Vantriardo, SE, MM, H....

Peduli Korban Bencana, Kodim dan Polres Kirim Bantuan ke Sulbar

Newstipikor|Pangkep Kepala Kepolisian Resor Kapolres Pangkep AKBP Endon Nurcahyo, S.I.K, bersama Dandim 1421 Pangkep Letkol Inf.Henky Vantriardo, SE, MM, H. Han mengirim sejumlah bantuan...